Pos Damkar Putri Hijau Masih Numpang Di Kantor Desa

PENA RAKYAT – Bengkulu Utara -Pemerintah desa kota bani kecamatan putri hijau mengeluhkan aliran listrik pos damkar putri hijau yang masih menumpang dikantor desa setempat.

Ironisnya dari data yang berhasil dihimpun jurnalis,pemasangan meteran listrik baru di pos damkar tersebut seharusnya telah dilakukan dalam pengadaan belanja modal tahun 2016 lalu, namun hingga akhir tahun 2019  ini belum juga dilakukan pemasangan.

Kepala desa kota bani yakni zaidin membenarkan aliran listrik pos damkar tersebut masih menumpang di kantor desa setempat .Sehingga mengakibatkan pembayaran tagihan listrik sedikit mahal disebabkan kantor desa kota bani menggunakan meteran listrik prabayar, Bahkan keberatan tersebut telah disampaikan oleh zaidin kepada salah satu pejabat pemadam kebakaran.

Menariknya Ricky Wijaya selaku kabid aset BPKAD Bengkulu Utara membenarkan adanya informasi tersebut dan pengadaan pemasangan meteran listrik baru di pos damkar tahun 2016 lalu telah tercatat dalam aset pemerintah daerah kabupaten bengkulu utara,

Ricky juga menjelaskan aset tersebut sebelumnya merupakan aset BPBD Bengkulu utara dan saat ini aset tersebut telah pindah ke  Satpol PP dan Damkar Bengkulu utara, sehingga kedua instansi tersebut akan dipertemukan untuk mengetahui persis kronologis pemasangan listrik tersebut.

“kalo info dilapangan itu bahwasanya benar tercatat diaset kita, tapi kami akan cek lagi data dan fisiknya dilapangan mas. masalahnya saya belum ada disini ” ujar ricky