Example 1428x372
AdvertorialDaerahLegislatif

Komisi III DPRD Prov Bengkulu Menjelaskan Tentang Pembangunan Infrastruktur Jalan

94
×

Komisi III DPRD Prov Bengkulu Menjelaskan Tentang Pembangunan Infrastruktur Jalan

Sebarkan artikel ini
Spread the love

PENA RAKYAT.id – Ketua Komisi III, Tantawi Dali DPRD Provinsi, mengatakan alasan pembangunan Infrastruktur jalan yang tersendat dikarenakan kurangnya anggaran atau dana milik daerah.

Menurut Tantawi Dali  jika keuangan daerah sangat minim, bagaimana bisa membangun infrastruktur jalan.

“Ia DPRD Provinsi Bengkulu sendiri sudah seringkali mengajukan usulan kepada pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) untuk melakukan perbaikkan jalan, namun belum ada perhatian khusus yang diberikan.

Dengan adanya peninjauan jalan oleh presiden saya sangat sangat setuju supaya tau keadaan jalan yang ada di daerah-daerah. Senin (08/05/2023).

Namun dalam hal ini, Provinsi Bengkulu sendiri seringkali melakukan usulan kepada pihak BPJN. Akan tetapi kalau dilihat sepertinya, jika ada instruksi langsung dari Presiden permasalahan ini menjadi perhatian utama Kementerian PUPR,”jelasnya

Selain itu Ia juga mengatakan, hal tersebut tentu tidak lepas dari kerjasama Kabupaten, Provinsi maupun Pemerintah pusat. Selain anggaran pemerintah harus bisa saling mendukung.

“Saya berharap dalam pembangunan ini pihak kementerian PUPR khususnya jangan melakukan tebang pilih terhadap provinsi-provinsi tertentu. Nah jika dana ada tapi tidak menjadi prioritas, maka ini merupakan sebuah kelalaian dalam hal tidak melakukan peningkatan dan pemeliharaan jalan yang rusak,” demikian Herwin

Herwin meminta jika ada usulan atau keluhan dari masyarakat mengenai jalan rusak pihak terkait dapat langsung memberikan tanggapan ataupun tindakan.

“Ia berharap pihak kementerian PUPR tidak tebang pilih pembangunan terhadap provinsi-provinsi tertentu. Ini jika dana ada tapi tidak menjadi prioritas.Terang Tantawi.(Adv)

Laporan : R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *