Diam-diam, Warga Desa Lebong Tandai Curhat ke Dandim 0423/BU

PENA RAKYAT – BENGKULU – Warga Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, mendatangi Makodim 0423/BU. Kedatangan warga yang diwakili Pemerintah Desa setempat ini meminta jajaran TNI agar dapat kembali mengelar program Tentara Manunggal Membangun Desa diwilayahnya.

Kepala Desa Lebong Tandai Supriyadi mengungkapkan, pembukaan badan jalan pada Program TMMD Tahun 2020 lalu telah memberikan secercah harapan untuk hengkang dari keterisolasian. Namun, akses jalan yang dibuka masih membutuhkan sentuhan pengerasan agar lebih mempermudah rutinitas warga.

Usai melakukan pertemuan dengan perwakilan warga, Komandan Komando Distrik Militer 0424/BU, Letkol Inf Agung P Saksono mengatakan, selain pengerasan jalan, warga Lebong Tandai meminta agar satu titik ruas jalan yang dibuka Tahun lalu dialihkan ke lokasi lain. Hal ini dibutuhkan karena satu lokasi jalan yang dibuka memiliki tingkat kecuraman yang tinggi.

“Benar, mereka datang meminta agar TMMD kembali dilakukan di Lebong Tandai. Pengerasan jalan dan pengalihan ruas jalan, karena terlalu curam. Iya benar, dulu alat berat sempat terperosok dititik jalan itu,” kata Dandim.

Pihaknya menyarankan, permohonan lisan yang disampaikan Pemerintah Desa Lebong Tandai dibarengi dengan proposal kepada Pemerintah Daerah, guna mengejar TMMD Reguler Tahun 2022 mendatang.

Editor : R